Image result for carlo ancelotti roberto mancini

Siapa pelatih yang paling pas menangani Gli Azzurri yang tengah dalam kekacauan akibat gagal lolos ke Piala Dunia tahun depan?

  • Gagal lolos ke Piala Dunia 2018 merupakan mimpi buruk bagi Italia, yang berarti untuk kali pertama dalam 60 tahun terakhir mereka tak mampu melaju ke putaran final turnamen. Dan catatan negatif itu membuat Giampiero Ventura kehilangan jabatannya sebagai pelatih.
  • Harapan Gli Azzurri untuk bisa tampil di Rusia pada musim panas tahun depan harus pupus setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Swedia dalam duel leg kedua play-off kualifikasi zona Eropa, hasil yang meloloskan lawan mereka dengan agregat 1-0.
  • Masa bakti Ventura di timnas Italia berakhir, dengan namanya sejajar dengan Alfredo Foni pada 1958 silam yang juga gagal membawa pasukannya lolos ke Piala Dunia. Yang menarik untuk dinantikan sekarang, siapakah sosok pelatih baru yang akan ditunjuk menangani tim pemenang empat kali Piala Dunia yang tengah berada di momen terendah dalam generasi ini?

  • CARLO ANCELOTTI

Image result for CARLO ANCELOTTI

Tak ada pelatih lain yang berstatus bebas pekerjaan selain Carlo Ancelotti saat ini. Pemenang gelar di lima liga bergengsi Eropa dan tiga trofi Liga Champions, sang juru taktik berusia 58 tahun sekaran tak terikat dengan klub mana pun selepas dilengserkan oleh Bayern Munich pada September lalu menyusul awalan buruk di Bundesliga Jerman musim ini.

Mungkin saat ini adalah waktu yang tepat bagi Ancelotti untuk menjalankan peran bersama timnas dengan reputasi besarnya sebagai pemenang di lima negara berbeda, terlebih ia adalah sosok yang dikenal tak gemar memberikan posi latihan berlebih bagi para pemain. Gaya kepelatihannya mungkin akan cocok dengan batasan waktu yang bakal hanya menangani tim di pentas internasional.

Ancelotti bisa dibilang yang paling diunggulkan menjadi pelatih baru.

  • ANTONIO CONTE

Image result for CONTE
Setelah berhasil menjalani kiprah sebelum ini sebagai pelatih Italia, Conte mungkin bisa kembali kurang daru dua tahun selepas mengantarkan Gli Azzurri melaju hingga perempat-final Euro 2016. Sama seperti pemenang Piala Dunia, Marcello Lippi yang kembali menangani timnas pada 2008 lalu setelah dua tahun kampanye buruk di bawah Roberto Donadoni, jadi sang manajer Chelsea disebut cocok untuk membenahi kekacauan tim saat ini.
Adanya spekulasi soal kabar negatif hubungan antara Conte dan petinggi Chelsea membuatnya mungkin bakal berpisah dengan kampiun Liga Primer Inggris tersebut. Dan salah satu kritikan yang dialamatkan pada Ventura adalah sang pelatih dinilai gagal menyamai identitas Italia yang sebelumnya ditangani Conte.
  • GIAN PIERO GASPERINI

Image result for GASPERINIGasperini menjadi salah satu nama yang muncul sebagai kandidat pelatih Italia saat Conte memutuskan mundur untuk menangani Chelsea pada 2016 lalu, namun pada akhirnya Ventura yang terpilih. Sejak menangani Atalanta pada musim panas tahun lalu, sang pelatih berusia 59 tahun memimpin timya bersaing di papan atas Serie A dan kini hanya butuh satu poin untuk lolos ke fase gugur Liga Europa.

Mantan pelatih Genoa tersebut memang memiliki kiprah buruk saat menangani tim top dengan hanya melewatkan lima pekan sebagai pelatih Inter Milan pada 2011 lalu, tapi saat itu memang situasi di Inter sedang dalam kesulitan transisi sepeninggal Jose Mourinho. Selebihnya, Gasperini sudah membuktikan kapasitasnya bersama Genoa dan Atalanta.

  • MAURIZIO SARRI

Image result for SARRIKarier Sarri memang merupakan salah satu yang nomaden di Italia, namun sejak tiba di Serie A bersama Empoli pada 2014 lalu, ia dengan cepat menjadikan namanya sebagai pelatih yang paling cerdik dalam hal taktik di Eropa. Napoli yang diasuhnya saat ini, menjelma sebagai tim yang memainkan sepakbola menyerang nan indah, sukses menjadi runner-up Serie A musim lalu dan bahkan memimpin klasemen sementara musim ini.

Kesuksesaannya dalam menangani Napoli membuat namanya mulai dibandingkan dengan pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi meski sanjungan tersebut ditolaknya. “Jika saya memutuskan pensiun hari ini maka saya tak akan dikenang, karena saya belum memenangkan apa pun. Saya pikir perbandingan dengan Arrigo Sacchi adalah hinaan untuknya,” tegas Sarri.

Sebuah kesempatan promosi karier menuju puncak kursi kepelatihan di sepakbola Italia mungkin bisa menjadikan Sarri sejajar dengan Sacchi nantinya.

  • MASSIMILIANO ALLEGRI

Tidak ada kemungkinan untuk melewati Juventus di pentas domestik sejak penunjukkan Allegri sebagai pengganti Conte pada 2014 lalu. Awalnya ada keraguan di benak fans Juventus soal kehadiran mantan pelatih AC Milan tersebut, namun sang pelatih berusia 50 tahun langsung memberikan kepuasaan dengan membawa Bianconeri meraih scudetto tiga kali beruntun, dua Coppa Italia dan juga membawa tim lolos ke dua final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir.

Juventus mungkin tempat terbaik bagi Allegri dengan segala kesuksesannya saat ini, meski musim ini perjuangan mempertahankan gelar juara Serie A semakin berat dengan kebangkitan para rival. Hanya saja, kans untuk menjadi pelatih negaranya mungkin tak menjadi daya tarik besar baginya, dengan baru-baru ini ada klaim dari dirinya yang menyebut “obyektif bagi timnas adalah mendapatkan hasil, bukan bermain bagus, karena jika Anda berlatih bersama sekali dalam sebulan maka tak bisa bermain bagus”. Hal itu mengindikasikan ia tak memperhitungkan parameter kerja sebagai pelatih timnas.

  • LUIGI DI BIAGIO

Luigi Di Biagio Italy U21 head coachDi Biagio mungkin paling dikenang dalam momen kegagalan menendang penalti yang membuat Italia tersisih dari Piala Dunia 1998 saat bertemu tuan rumah Prancis, namun sejak menjalani karier sebagai pelatih mulai dari bersama timnas Italia U-20 pada 2013 menggantikan Devi Mangia serta U-21, ia telah mengembangkan reputasinya.

Gagal membawa skuat muda Italia lolos dari fase grup Euro U-21 pada 2015 lalu, ia memperbaiki kinerjanya dengan mengantarkan timnya lolos ke semi-final pada edisi 2017 dan mendapat pujian dengan gaya sepakbola yang diterapkannya. Meski belum punya pengalaman bersama klub, sang pelatih berusia 46 tahun mungkin bisa jadi sosok yang tepat menangani skuat senior berkat kesuksesannya bersama pasukan usia muda.

  • ROBERTO MANCINI

Image result for MANCINISukses memenangkan scudetto beruntun bersama Inter dan membawa Manchester City juara Liga Primer Inggris untuk pertama kali dalam 44 tahun terakhir, Mancini sudah menyemen panggung kesuksesan bagi dirinya di level top. Hanya saja, sejak mengantarkan City ke titel dramatis pada 2012 lalu, Mancini hanya memiliki satu koleksi trofi Piala Turki dan baru-baru ini kabarnya tak puas dengan kondisi kariernya sebagai manajer Zenit St Petersburg di Rusia.

Di tengah kariernya yang mengalami penurunan belakangan ini, Mancini masih punya banyak waktu untuk memperbaikinya. Dan sang pelatih berusia 52 tahun tak menutupi punya harapan untuk bisa melatih Italia pada satu titik, dengan ucapannya: “Bisakah saya menjadi pelatih Italia di masa depan? Setiap pelatih punya mimpi masing-masing, dan bagi saya akan menjadi kehormatan dan kebangaan. Saya akan siap.”

CERITA SEX  | CERITA18+ | video18+ | Dokter18+ | GAYA SEX18+ | MAJALAH 18+ | MODEL18+ | FILM18+ | BERITA18+ | FILM SEMI | VIDIO BOKEP | VIDIO SEX | CERITA DEWASA 18+ | VIDEO HOT 18+ |


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here